Tahukah Kamu Kelemahan dari Cairan Anti Bocor Untuk Ban Tubeless?

Mobil AT Terbaik di Indonesia | Mobil SUV di Indonesia | Mobil Keluarga
www.nissan.co.id
Ban bocor adalah salah satu hal menyebalkan yang mau tak mau harus dihadapi oleh para pemilik mobil. Mobil yang mengalami ban bocor akan sulit sekali untuk dikemudikan dan harus segera diperbaiki. Nah, untuk mengatasi masalah ini tak sedikit pula orang yang mengatasinya dengan menggunakan cairan anti bocor untuk ban tubeless. Namun, tahukah kamu bahwa cairan anti bocor juga memiliki efek samping negatif. Apa saja efek sampingnya? Yuk, simak informasinya!

Cairan Anti Bocor Membuat Pentil Ban Tersumbat

Tahukah kamu jika cairan anti bocor yang kamu masukkan ke dalam ban tubelessmu memiliki potensi untuk menyumbat pentil banmu. Pentil ban yang tersumbat menyebabkan ban mobil tak bisa diisi dengan angin tambahan. Jika sudah begini, maka kamu harus mengganti pentil banmu dengan yang baru.

Merusak Pentil Ban

Seperti yang telah dijelaskan di atas, cairan anti bocor ini berpotensi menyumbat pentil ban. Jika pentil ban tersumbat maka potensi pentil ban untuk rusak pun menjadi semakin besar. Jika pentil ban rusak maka kebocoran akan terjadi dan kamu harus segera mengganti pentil ban ini dengan yang baru.

Lebih Baik Tambal Ban dengan Cara Biasa


Daripada menggunakan cairan anti ban bocor yang harganya mahal lebih baik menambal ban dengan cara biasa. Cairan anti bocor sendiri memiliki harga Rp 50 ribuan sedangkan mengganti pentil dan menambah angin pada ban memerlukan biaya Rp 10 ribuan. Daripada menghabiskan uang untuk hal tersebut lebih baik mengalokasikannya untuk menambal ban dengan cara biasa.

No comments:

Post a Comment